Jika
disuruh menuliskan semua prestasinya dibidang literasi, wah, bisa-bisa satu
buletin ini penuh. Memenangi berbagai lomba baik lokal maupun nasional,
karyanya tersebar di berbagai media koran dan majalah, termaktup dalam berbagai
antologi cerpen. Dan karya terbarunya sekarang adalah sebuah kumcer berjudul,
"Laba-laba yang Terus Merajut Sarangnya (UNSA Press, 2016)". Lelaki
yang menyukai musisi Ebiet G. Ade dan group band Letto ini selalu murah senyum
pada siapa saja.
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 April 2017
Minggu, 15 Januari 2017
akademi menulis jepara, AMJ, artikel, kunjungan komunitas, Ultah AMJ
Jepara, 14 Januari 2017 bertempat di aula Perpusda Kab. Jepara komunitas Akademi Menulis Jepara (AMJ) menggelar acara perayaan yang cukup meriah. Dengan dihadiri berbagai komunitas di Jepara lainnya menambah suasana semakin ramai dan seru.
Perayaan Ultah Ke-2 AMJ Menebar Virus Menulis dan Kebahagiaan
Jepara, 14 Januari 2017 bertempat di aula Perpusda Kab. Jepara komunitas Akademi Menulis Jepara (AMJ) menggelar acara perayaan yang cukup meriah. Dengan dihadiri berbagai komunitas di Jepara lainnya menambah suasana semakin ramai dan seru.
Senin, 02 Januari 2017
AMJ, artikel, belahar bersama, belajar nulis, berbagi menulis, kedatangantamu, kunjungan komunitas
Berbicara komunitas, zaman sekarang ini boleh dibilang jumlahnya banyaaak banget. Entah bermula dari hobi sejenis, kesamaan tujuan, visi misi, bahkan sesama alumni TK pun bisa membentuk komunitas.
Berbagi Tips Menulis Bersama Komunitas Mata Air
Berbicara komunitas, zaman sekarang ini boleh dibilang jumlahnya banyaaak banget. Entah bermula dari hobi sejenis, kesamaan tujuan, visi misi, bahkan sesama alumni TK pun bisa membentuk komunitas.
Kamis, 08 Desember 2016
akademi jepara, artikel, importan, pena, penulis pemula, riview, rutinitas, sabtu
Readers...
Maafin mimin baru sempat posting lagi. Sungguh maafkan.
Jadi pada hari Sabtu, 26-11-16 lalu, kelas diisi dengan agenda mengupas salah satu cerpen anggota kita yang bertajuk "Jumini" buah karya saudari Murni Newewe.
Cerita pendek yang mengisahkan seorang perempuan bernama Jumini tengah berjuang melewati cobaan diselingkuhi suami. Ia berupaya mempertahankan rumahtangganya biar apa pun yang terjadi. Namun ujian datang bertubi-tubi, seakan Tuhan benar-benar tak ingin Jumini jauh dari-Nya.
Kurang lebih kesalahan yang perlu diperbaiki adalah masih adanya beberapa kalimat kurang efektif, kemudian sedikit kata tidak sesuai ejaan bahasa Indonesia, bagian opening dan ending juga disebut-sebut kurang memikat. (Untuk mengupas tips opening dan ending yang memikat akan dibahas di lain waktu)
Namun, ide yang diangkat dalam cerita Jumini cukup baik; unik, berkarakter kuat, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sempat juga dipertanyakan kenapa judulnya Jumini? Bukan yang lain, atau minimal ditambahin beberapa kata. Misalnya, Jumini dan Saputangan Kenangan, atau Kekuatan Terpendam Jumini, jangan satu tok. Hal itu dijawab santai penulisnya, "Karena suka aja, kayak unik gitu, boleh, kan?"
Penulisan Judul yang Benar
![]() |
| Foto bersama sebelum pulang😍 |
Readers...
Maafin mimin baru sempat posting lagi. Sungguh maafkan.
Jadi pada hari Sabtu, 26-11-16 lalu, kelas diisi dengan agenda mengupas salah satu cerpen anggota kita yang bertajuk "Jumini" buah karya saudari Murni Newewe.
Cerita pendek yang mengisahkan seorang perempuan bernama Jumini tengah berjuang melewati cobaan diselingkuhi suami. Ia berupaya mempertahankan rumahtangganya biar apa pun yang terjadi. Namun ujian datang bertubi-tubi, seakan Tuhan benar-benar tak ingin Jumini jauh dari-Nya.
Kurang lebih kesalahan yang perlu diperbaiki adalah masih adanya beberapa kalimat kurang efektif, kemudian sedikit kata tidak sesuai ejaan bahasa Indonesia, bagian opening dan ending juga disebut-sebut kurang memikat. (Untuk mengupas tips opening dan ending yang memikat akan dibahas di lain waktu)
Namun, ide yang diangkat dalam cerita Jumini cukup baik; unik, berkarakter kuat, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
![]() |
| Member mendiskusikan cerpen "Jumini" |
Sempat juga dipertanyakan kenapa judulnya Jumini? Bukan yang lain, atau minimal ditambahin beberapa kata. Misalnya, Jumini dan Saputangan Kenangan, atau Kekuatan Terpendam Jumini, jangan satu tok. Hal itu dijawab santai penulisnya, "Karena suka aja, kayak unik gitu, boleh, kan?"
Langganan:
Postingan (Atom)





