Tampilkan postingan dengan label riview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riview. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Desember 2016

, , , , , , ,

Penulisan Judul yang Benar

Foto bersama sebelum pulang😍




Readers...
Maafin mimin baru sempat posting lagi. Sungguh maafkan.

Jadi pada hari Sabtu, 26-11-16 lalu, kelas diisi dengan agenda mengupas salah satu cerpen anggota kita yang bertajuk "Jumini" buah karya saudari Murni Newewe.

Cerita pendek yang mengisahkan seorang perempuan bernama Jumini tengah berjuang melewati cobaan diselingkuhi suami. Ia berupaya mempertahankan rumahtangganya biar apa pun yang terjadi. Namun ujian datang bertubi-tubi, seakan Tuhan benar-benar tak ingin Jumini jauh dari-Nya.
Kurang lebih kesalahan yang perlu diperbaiki adalah masih adanya beberapa kalimat kurang efektif, kemudian sedikit kata tidak sesuai ejaan bahasa Indonesia, bagian opening dan ending juga disebut-sebut kurang memikat. (Untuk mengupas tips opening dan ending yang memikat akan dibahas di lain waktu)
Namun, ide yang diangkat dalam cerita Jumini cukup baik; unik, berkarakter kuat, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Member mendiskusikan cerpen "Jumini"

Sempat juga dipertanyakan kenapa judulnya Jumini? Bukan yang lain, atau minimal ditambahin beberapa kata. Misalnya, Jumini dan Saputangan Kenangan, atau Kekuatan Terpendam Jumini, jangan satu tok. Hal itu dijawab santai penulisnya, "Karena suka aja, kayak unik gitu, boleh, kan?"

Senin, 14 November 2016

, , , , , , , ,

Penulis Itu Harus Menerima Kritikan Dan Belajar

Reza Nufa, Editor penerbit basabasi

Hai, Readers ... kali ini Mimin mau review acara lho. Acara? Yes! Kemarin, tanggal 13 November 2016 tim Akademi Menulis Jepara (AMJ) menghadiri acara kampus fiksi Divapress di Semarang. Tepatnya di gedung wanita, jalan Sriwijaya Semarang.

Di acara ini pemateri pertama dari penerbit basabasi kalau gak salah namanya Reza. Tapi kalau manggil dia harus Mas aja ya ... jangan Pak. Soalnya masih single. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.

Novel pertama yang Reza baca itu "Ayat-ayat Cinta". Si Reza berpikir cerita fiksi adalah hal yang nyata dan dia percaya hihi. Dari novel itu si Reza belajar memahami titik, koma, tanda-tanda kalimat, EYD, pokoknya yang berkaitan dengan teknik penulisan deh. Dan ini patut dicontoh ya, Readers. Kita harus belajar dari naskah orang lain 😝😝. Ingat belajar ya, bukan menjiplak. 😈😈