![]() |
Dokumentasi Pribadi |
Jepara
salah satu kota dengan memiliki sejuta cerita di dalamnya, dimulai dari sejarah, kebudayaan, kuliner, keramahan penduduk dan juga keindahan alamnya. Siapa sangka bahwa kota dengan julukan Kota Ukir ini memiliki pesona keindahan supereksotis, seperti pantai.
Jum’at,
14 Juni 2019 sekumpulan mahasiswa pergi ke Jepara untuk menghilangkan penat dari rutinitas dunia perkuliahan. Pukul 10.00
berangkat menggunakan dua motor ke Jepara bermodal nekat dan Google Maps.
Rencananya segerombolan remaja ini akan mengunjungi destinasi wisata yang ada di Jepara dan meng-explore-nya lebih dalam.
Jalan
raya Jepara sedang lengang seakan jalan ini dibuat khusus untuk kami. Selain itu cuaca hari ini sangat indah
awan-awan berjejer dan terik hangat matahari
seakan mendorong kami segera menemukan mutiara yang
terpendam di kota. Setelah menempuh perjalanan kurang
lebih dua jam dan berkeliling menikmati kota Jepara tibalah kami di Mlonggo Jepara.
Kami memutuskan untuk istirahat sejenak dan shalat. Sebelum berkelana lagi
mencari hal-hal baru yang ada di Jepara. Saat istirahat kami mendengar dua
orang yang berbincang-bincang, mereka sedang membahas Pantai Bondo. Sebagai pendatang baru di Jepara
kami penasaran. Kami pun mengikuti dua remaja itu.
Tak
sia-sia kami mengikuti dua remaja itu. Rasa lelah dan rasa penasaran terbayar akan indahnya perjalanan ke Pantai
Bondo. Saat masuk ke pertigaan arah
pantai, gapura berdiri kokoh menyambut kami, tertulis “Selamat datang di Pantai Bondo” dan di belakangnya terdapat pohon-pohon hijau
dan rumah-rumah berjajar terlihat rindang dan nyaman yang memanjakan mata kami.
Ditambah lagi tak jauh dari itu terdapat
hamparan sawah nan hijau yang membuat mata kami merasa takjub dan menambah rasa
penasaran kami akan keindahannya.
Sesampainya di sana terdapat pantai tersembunyi oleh rindangnya pepohonan. Kami buru-buru memakirkan motor dan segera
menikmati view yang terhampar di depan mata. Apakah kalian
tahu tentang Pantai Bondo? Pantai Bondo memiliki pasir putih yang indah,
dipadu-padankan dengan angin semilir tak begitu kencang, ditambah memiliki air bersih bening. Pantai ini terasa asri nan bersih. Selain itu Pantai Bondo cocok untuk liburan keluarga, pantai ini
memiliki ombak yang kecil bahkan cenderung tenang dan terdapat warung-warung
atau masyarakat sini menyebutnya kafe yang menyuguhkan makanan dan minuman
jika pengunjung lupa membawa bekal. Yang paling penting masuk ke pantai tidak dikenakan tiket alias free.
Di
pantai, kami bermain kejar-kejaran, bermain pasir, berenang,
berjemur, bersantai sambil menikmati suasana. Tak lupa ritual generasi
milineal yang ada di jiwa kami adalah berfoto untuk mengabadikan moment menyenangkan ini. Lelah hati dan pikiran akan dunia perkuliahan lenyap seketika, sungguh membuat mata kami terhipnotis akan pemandangan luar biasa. Selain itu jangan lupa dengan nuansa sunset-nya. Pergi ke pantai tak lengkap rasanya jika tak melihat
panorama sunset, bukan? Dari sini bisa melihat warna jingga yang
dihasilkan, membuat mata kami tak henti-hentinya mendongak, mengaguminya.
Sungguh
Indonesia itu indah, tak heran banyak
pelancong luar negeri rela jauh-jauh datang ke sini hanya untuk menikmati keindahan alam yang disuguhkan.
Namun sebagai penikmat keindahan, agar terjaga keasrian dan kelestariannya
terkadang lupa akan jejak yang ditinggalkan setelah puas menikmati. Cukuplah
hanya jejak kaki yang menjadi kenangan untuk tempat itu, jangan ada jejak lain yang akan menodai keindahan
tempat tersebut.
Penulis: Dwi Ana Wijayanti, Mahasiswi IAIN Kudus
0 komentar:
Posting Komentar